Siapa sangka seorang gadis asal Malaysia yang bermigrasi ke Amerika Serikat ini akhirnya diterima di 8 perguruan tinggi terbaik seperti Columbia University, Harvard University, Yale, Princeton, John Hopkins, Stanford dan lain sebagainya.
Gadis yang bernama Cassandra Hsiao dan memiliki passion di dunia jurnalis ini diterima lantaran tulisan esainya yang sangat inspiratif.
Berikut adalah tulisan gadis campuran Malaysia dan Taiwan tersebut,
“Di rumah kami, bahasa Inggris bukanlah bahasa Inggris. Snake seringkali disebut sebagai snack, bahasa Inggris tidak mudah diucapkan oleh kami. Aku sempat diolok-olok karena salah mengucapkan cash dengan cast. Ibuku yang asli Malaysia senantiasa membacakanku cerita dalam bahasa Inggris yang dirinya sendiri tak begitu memahami. Ibuku juga mengalami kesulitan pelafalan yang sama, beliau bahkan pernah dimarahi oleh gurunya karena karangan dalam bahasa Inggrisnya salah semua hingga dirinya menangis di depan kelas. Ibuku memintaku untuk mengajarinya bahasa Inggris dengan bbaik dan benar meski diriku juga sedang belajar. Hal ini tak pernah mudah. Ketika kosakata bahasa Inggris ibuku mulai meningkat, aku juga mengalami perkembangan dalam bahasa Inggrisku. Aku sempat membaca puisi bahasa Inggris di depan 3000 orang. Aku belajar dari kehidupan ibuku bahwa ada orang-orang yang ingin belajar namun diabaikan. Untuk itu aku ingin membela kaum yang tak memiliki kesempatan tersebut. Sebab di negaraku ada keindahan di setiap cara kami berbicara, itulah rumah kami.”
Karena esainya inilah Cassandra akhirnya diterima di 8 universitas terkemuka di Amerika Serikat. Benar-benar sungguh sangat menginspirasi.
sumber


